MAKASSAR, REDAKSIWARTA.COM — Aplikasi Lontara+ yang merupakan Super Apps milik Pemerintah Kota Makassar kini tidak hanya ditujukan bagi warga lokal. Platform digital tersebut mulai menyasar seluruh warga negara Indonesia yang ingin berkunjung dan berwisata ke Kota Daeng. Penguatan fitur pariwisata Lontara+ resmi diluncurkan oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, di Makassar Creative Hub, Rabu (14/1/2025).Fitur
ini dirancang untuk memudahkan calon wisatawan dalam merencanakan perjalanan wisata selama berada di Makassar. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Muhammad Roem, menjelaskan pengembangan fitur pariwisata Lontara+ membutuhkan waktu sekitar dua setengah bulan. Menurutnya, aplikasi ini sejak awal dirancang agar dapat diakses tidak hanya oleh warga Makassar, tetapi juga oleh masyarakat dari seluruh Indonesia.
“Lontara+ bukan hanya milik warga Makassar, tapi ditujukan untuk seluruh warga negara Indonesia. Ke depan, setelah fitur bahasa disempurnakan, layanan ini juga akan dibuka untuk wisatawan mancanegara,” ujar Roem. Melalui fitur pariwisata tersebut, calon wisatawan dapat lebih mudah menyusun rencana perjalanan di Makassar, mulai dari memilih destinasi wisata hingga mengakses informasi pendukung lainnya. Pemkot Makassar berharap kehadiran layanan ini mampu mendorong pertumbuhan sektor pariwisata secara lebih terstruktur.
Roem menambahkan, pengembangan Lontara+ juga diarahkan untuk memberi dampak langsung terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya dari sektor pariwisata.
Pemkot Makassar menggandeng berbagai pihak, seperti ASITA, PHRI, Bank Sulselbar, pelaku perhotelan, hingga travel agent. Pada tahap awal, fitur pariwisata Lontara+ telah menghadirkan dua destinasi berbayar, yakni Museum Kota Makassar dan Pantai Indah Bosowa Sejumlah destinasi berbayar lainnya akan menyusul seiring pengembangan aplikasi.Ke
depan, layanan pariwisata digital ini akan terus diperluas melalui fitur gamifikasi, paket wisata terpadu, hingga experience packaging. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan lama tinggal wisatawan di Makassar sekaligus memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah.












